Telepon

+6221 5435 7777

Berita & Artikel

Pelumas Penzstar Menuju SNI

JAKARTA – Persaingan pasar pelumas nasional semakin riuh dengan kehadiran Penzstar. Namun pelumas yang diproduksi di dalam negeri ini belum memiliki label SNI (Standar Nasional Indonesia) sebagai satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia.

Teddy Harijono Direktur Utama PT Penzstar Panca Persada mengatakan saat ini label SNI memang belum melekat pada kemasan produk-produknya. Namun kedepannya setiap produk oli Penzstar akan berlabel SNI

“Saat ini semua pelumas belum ada syarat untuk SNI, tetapi kita akan arah kesana,” ujar Teddy di Hotel JW Marriot, Kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Meski belum berlabel SNI, Teddy menyatakan produknya cocok untuk kendaraan yang dipasarkan di Tanah Air. Pasalnya formulasi pada setiap produknya diracik sesuai dengan kondisi di Tanah Air.

Lebih lanjut pria yang telah bergelut di industri pelumas selama 30 tahun tersebut menyatakan produk andalannya yakni Penzstar Supreme Platinum SAE 15W-40 cocok untuk Mercy, volvo dan bisa direkomendasikan ke mobil Jepang.

“Kalau Penzstar Ultra Matic 10W-30 itu bisa digunakan untuk kendaraan roda dua buatan Jepang, Eropa maupun Amerika,” ujarnya.

Pemasaran pelumas Penzstar sendiri telah tersebar hampir di seluruh wilayah nusantara. “Kita sudah masuk Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan, yang kita belum ada hanya di Papua dan Ambon. Tahun depan kita akan melakukan roadshow di beberapa kota besar untuk memperkenalkan produk-produk kami,” kata Teddy.

Teddy mengatakan pelumas yang telah terjun di pasar nasional sejak 2009 itu telah terjual sebanyak 3 hingga 4 juta liter per tahun, dan tahun depan perusahaan menargetkan penjualan sebanyak 6 juta liter.

“Dengan melakukan ekspansi ke pasar ritel pada tahun depan kami menargetkan dapat menyerap sekitar 40 persen dari pasar ritel dan sebesar 60 persen untuk pasar industri,” sambungnya lagi.

Sebagai informasi, pelumas Penzstar diproduksi di pabrik blending di Dadap, Kosambi, Tangerang. Pabrik yang memiliki kapasitas produksi sebanyak 20 juta liter tiap tahunnya itu dihuni oleh lebih dari 50 pegawai.

Sumber : okezone.com

Social Share

Post Comment

Butuh Informasi Atau Ingin Bekerjasama?

Kami Siap Melayani Anda